Adapun tujuan dari manajemen properti adalah sebagai berikut:
Manajemen properti memiliki peran untuk meningkatkan nilai aset properti melalui perawatan rutin dan pemeliharaan yang tepat serta pengembangan yang sesuai.
2. Pendapatan Stabil
Memastikan penghasilan dari properti tetap stabil melalui manajemen penyewaan yang efisien dengan melakukan beberapa kegiatan pengelolaan properti yang bertujuan untuk memaksimalkan pendapatan dan modal investor.
3. Efisiensi Operasional
Mengelola dan melaksanakan berbagai aspek fisik secara efisien dan efektif yang bertujuan untuk mendapatkan hasil yang optimal dengan biaya yang seminimal mungkin.
4.Mengatur Sistem
Manajemen properti berperan dalam mengatur sistem administrasi, keuangan, penagihan, serta pengelolaan uang sewa.
5.Kepuasan Pelanggan
Menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan memuaskan bagi penyewa atau pemilik properti.
Untuk memahami bagaimana properti dapat dikelola dengan efektif, maka perlu dikenali berbagai jenis pengelolaan properti yang tersedia. Jenis-jenis manajemen memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda, serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik properti yang dimiliki serta kontrak kerjasama yang telah disepakati. Berikut jenis-jenis manajemen properti yang perlu diketahui:
1.Pengelolaan Properti Residensial
Manajemen properti ini juga dikenal istilah real estate atau residential property management. Yang termasuk dalam pengelolaan ini antara lain adalah apartement, rumah tinggal, hingga perumahan komunitas dengan fasilitas bersama di dalamnya.
2. Pengelolaan Properti Komersial
Dalam properti ini biasanya dikenal dengan properti yang mengelola gedung perkantoran, ritel seperti toko atau mall, serta properti industri dan gudang yang difungsikan sebagai tempat produksi atau penyimpanan.
3. Pengelolaan Properti Wisata
Pengelolaan properti lainnya adalah hospitality property management yang di dalamnya mencakup berbagai pengelolaan operasional seperti hotel, resort, restoran, dan aktivitas rekreasi. Termasuk dalam hal pemesanan layanan tamu hingga pemeliharaan fasilitas.
4. Pengelolaan Properti dengan Tujuan Khusus
Manajemen properti dengan tujuan khusus memerlukan penanganan yang tepat karena tidak termasuk ke dalam 3 jenis pengelolaan yang telah dijelaskan sebelumnya. Jenis properti ini dikelola untuk tujuan khusus sehingga tidak mudah dikonversi dengan fungsi lainnya.
Contohnya stadion olahraga yang harus difungsikan sesuai tujuan awal karena tidak mudah dijadikan apartemen. Demikian juga sebuah universitas yang tidak mudah diubah menjadi pusat perbelanjaan.